Kamis, 07 Desember 2017

Faktor Pendorong Terjadinya Perdagangan Internasional

Assalamaikum Chingu:)

  Apakah yang mendorong terjadinya perdagangan internasional? Kegiatan perdagangan internasional muncul karena didorong oleh beberapa faktor berikut ini;

a. Perbedaan Sumber Daya Alam
     Kondisi muka Bumi diciptakan Tuhan dengan karakteristik berbeda-beda. Berbeda tingkat kesuburan, kekayaan alam, jenis tumbuhan, hewan, serta mineral dan tambangnya. Contohnya, kurma hanya dapat tumbuh dengan subur di Arab Saudi, sementara di Malaysia tidak. Jerman sama sekali tidak memproduksi minyak Bumi. Iklim tropis membuat Indonesia menjadi salah satu negara penghasil teh terbesar di dunia. Perbedaan sumber daya alam inilah yang mendorong suatu negara melakukan kegiatan perdagangan internasional.

b. Memenuhi Kebutuhan Nasional
     Tidak semua negara dapat memenuhi kebutuhan sendiri, walaupun negara tersebut memproduksi barang di dalam negeri. Contohnya, Indonesia yang merupakan salah satu negara penghasil beras terbesar di Asia Tenggara ternyata tetap mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam karena produksi besar yang dihasilkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

c. Penguasaan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi
     Negara yang lebih menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak, bermutu, dan efisien. Hal ini dikarenakan pemanfaatan teknologi dapat menghemat biaya produksi dan menghasilkan lebih banyak barang. Negara-negara yang memiliki teknologi maju cenderung melakukan spesialisasi dalam memproduksi barang, adapun barang yang tidak diproduksi sendiri akan dibeli dari negara lain. Contohnya, jepang melakukan spesialisasi dalam produksi industri sepeda motor dan mobil, serta berusaha mengekspornya ke Indonesia. Sebaliknya, jepang banyak membeli hasil tambang dan perkebunan hasil Indonesia.

d. Adanya Kelebihan Atau Kekurangan Hasil Produksi
     Adanya perbedaan sumber daya alam dan penguasaan teknologi, di satu sisi menimbulkan terjadinya kelebihan produksi (surplus) suatu jenis produk, tetapi disisi lain akan menimbulkan kekurangan produksi (shortage) jenis produk yang lain. Kelebihan hasil produksi dalam negeri mendorong negara tersebut menjual produknya ke luar negeri, sedangkan kekurangan produksi dalam negeri dapat dipenuhi dengan cara membeli dari luar negeri.

e. Adanya Transportasi Antarnegara
     Kemajuan teknologi alat transportasi yang bisa menjangkau semua negara. Keberadaan transportasi antarnegara membuat kegiatan perdagangan internasional semakin mudah dilakukan. Kegiatan ekspor impor dalam jumlah besar dapat dilakukan dalam waktu relatif cepat. Biaya pengiriman pun dapat lebih efisien. Kondisi inilah yang membuat keberadaan transportasi antarnegara menjadi faktor pendorong perdagangan internasional.

f. Perbedaan Selera
    Setiap negara memiliki perbedaan kebudayaan, pandangan hidup, sistem politik, dan tatanan nasional. Perbedaan-perbedaan tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan selera terhadap sebagai jenis komoditas. Contoh: walaupun Amerika Serikat memproduksi beberapa merek mobil, negara tersebut tetap mengimpor salah satu merek mobil jepang. Hal itu terjadi karena model dan bentuk mobil buatan jepang lebih disenangi sebagian masyarakat Amerika Serikat.

g. Adanya Hubungan Diplomatik
     perdagangan antarbangsa tidak akan terjadi diantara negara-negara yang tidak memiliki hubungan politik. Sebagai contoh, Indonesia tidak mungkin menjalin kerja sama di bidang perdagangan dengan RRC bila Indonesia tidak memiliki hubungan politik dengan negara tersebut.

Rabu, 06 Desember 2017

Bagian-Bagian Utama Bumi

Assalamualaikum Chingu:)

  Kita tentunya hidup di planet Bumi, Bumi adalah planet ke-3 dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar ke-5 dari Tata Surya. Bumi adalah satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh mahluk hidup, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Bumi memiliki karakteristik tertentu sehingga dapat mendukung kehidupan mahluk. Bumi terdiri atas tiga bagian utama, yaitu Litosfer, Hidrosfer, dan Atmosfer.


A. Litosfer
      kata litosfer berasal dari bahasa Yunani, yaitu lithos (batuan) dan sphaira (bulatan atau bola). Litosfer adalah lapisan kulit bumi yang berupa batuan, terletak antara permukaan Bumi sampai kedalaman kurang lebih 100km. Litosfer ini meliputi kerak Bumi dan lapisan luar mantel Bumi. Unsur penyusun litosfer antara lain oksigen (46,6%), silikon (27,7%), dan aluminium (8,1%).
   Litosfer didominasi dengan batuan. Batuan adalah benda padat buatan alam yang tersusun dari satu mineral atau lebih. Batuan yang menyusun litosfer digolongkan berdasarkan asal terbentuknya dibagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

1). Batuan Beku


       Batuan beku terbentuk dari magma yang membeku diperut Bumi atau lava yang membeku di permukaan Bumi. Contohnya adalah batu granit, gabro, basal, dan obsidian.

2). Batuan Sedimen

       Batuan sedimen dihasilkan dari proses pengendapan bebatuan yang terendapkan secara berlapis-lapis, lalu tertekan, dan mengeras. Contohnya adalah batu pasir, batu gamping, batu lempung, batu lumpur, dan batu serpih.

3) Batuan Metamorf


    Batuan metamorf berasal dari batuan lain yang berubah mineralnya akibat terkena suhu dan tekanan yang tinggi. Contohnya adalah batu pualam, batu marmer, batu sabak, batu barn, batu topas, dan batu permata.

B. Hidrosfer
      Hidrosfer adalah bagian Bumi berupa air. Air ini dapat berupa padat (es), cair, dan gas (uap air). Permukaan Bumi terdiri atas 70% air.

C. Atmosfer
      Atmosfer berasal dari kata atmos (gas atau uap) dan sphaira (bola). Jadi, atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti Bumi. Semakin ke atas, kerapatan dan tekanan pada atmosfer semakin kecil. Atmosfer tetap pada tempatnya karena gaya tarik Bumi. Atmosfer indentik dengan udara karena kandungan dalam udara terdiri atas berbagai gas, antara lain nitrogen (78%), oksigen (21%), karbon dioksida (0,03%), argon (0,9%), kripton-neon dan gas-gas lain (0,07%). Atmosfer melindungi kehidupan di Bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari Matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. Atmosfer dibedakan menjadi empat lapisan, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

Bahan Konduktor, Semikonduktor, dan Isolator

Assalamualaikum chingu:)

   apakah kalian tahu, semua benda mudah untuk menjadi bermuatan listrik? gak semuanya sih, karena setiap benda juga memiliki ciri khas tersendiri. Di dalam benda, elektron-elektron ada yang mudah bergerak dan ada yang sulit  bergerak sehingga untuk menghantarkan listrik pun benda memiliki kemampuan yang berbeda. Daya hantar dan  konduktivitas adalah kemampuan suatu zat untuk menghantarkan arus listrik.
    Benda dibedakan menjadi tiga berdasarkan kemudahannya menghantarkan listrik, yaitu sebagai berikut.

A. Konduktor 

tembaga merupakan bahan konduktor

      Konduktor adalah bahan yang mudah menghantarkan listrik atau mudah dialiri listrik. Elektron di dalam bahan konduktor tidak terikat kuat oleh inti atom sehingga mudah bergerak atau berpindah. Jika bahan konduktor didekatkan atau disentukan dengan benda bermuatan positif, maka elektron pada bahan konduktor ditarik oleh benda bermuatan positif dan berpindah dengan mudah. Contoh bahan konduktor adalah bahan logam seperti tembaga, besi, dan aluminium.

B. Semikonduktor
   
germanium merupakan bahan semikonduktor

  Semikonduktor adalah bahan yang agak mudah menghantarkan listrik atau agak mudah dialiri listrik. Kemampuan menghantarkan listrik pada bahan ini berada di antara bahan konduktor dan isolator. Elektron dalam bahan semikonduktor tidak terlalu mudah berpindah. Contoh bahan semikonduktor adalah germanium dan silikon.

C. Isolator

kertas merupakan bahan dari isolator

  Isolator adalah bahan yang sulit untuk menghantarkan listrik atau sulit dialiri listrik. Elektron dalam bahan isolator sangat sulit untuk berpindah karena terikat sangat kuat oleh inti atom. Contoh bahan isolator adalah plastik, kayu, dan kertas


Selasa, 05 Desember 2017

Faktor Penghambat Terjadinya Perubahan Sosial Budaya

ANNYEONG HASEYO:)

  Berikut ini kita membahas tentang faktor yang dapat menghambat terjadinya perubahan sosial budaya, yaitu sebagai berikut!

1) Kurangnya Hubungan Dengan Masyarakat Luar




   Masyarakat yang kurang melakukan hubungan dengan masyarakat luar dapat menyebabkan kurangnya mendapat informasi tentang perkembangan dunia. Hal ini mengakibatkan masyarakat tersebut terasing dan tetap terkurung dalam pola-pola pemikiran yang sempit dan lama. Selain itu, mereka cenderung tetap mempertahankan tradisi yang tidak mendorong ke arah kemajuan. Coba saja tengok kehidupan masyarakat-masyarakat terasing yang masih terdapat di Indonesia, seperti orang Rimba di Sumatra dan suku Dani di Papua.

2) Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Yang Terlambat
      Jika suatu masyarakat kurang melakukan hubungan dengan masyarakat luar, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masyarakat tersebut menjadi lambat. Hal ini disebabkan mereka kurang atau belum menerima informasi tentang kemajuan masyarakat lain. Di samping itu, penjajahan juga dapat menyebabkan terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada suatu masyarakat. Fakta ini bisa dilihat ketika Indonesia dijajah oleh Belanda dan Jepang. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terlambat dalam suatu masyarakat dapat menyebabkan terhambatnya perubahan sosial dalam masyarakat tersebut.

3) Sikap Masyarakat Yang Tradisional
     Masyarakat yang masih mempertahankan tradisi dan menganggap tradisi tak dapat diubah secara mutlak, dapat mengakibatkan terhambatnya perubahan sosial dalam masyarakat tersebut. Hal ini  disebabkan masyarakat tak bersedia menerima inovasi dari luar masyarakatnya. Padahal, inovasi tersebut merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong terjadinya perubahan sosial dalam suatu masyarakat. Kondisi masyarakat semacam ini semakin parah jika dikuasai oleh kaum konservatif (kolot) yang tak menginginkan adanya perubahan. Kaum ini sangat mengagung-agungkan tradisi dan menganggap bahwa tradisi nenek moyang merupakan tardisi yang harus tetap dipertahankan agar tidak termakan oleh perkembangan zaman.

4) Prasangka Terhadap Hal-Hal Yang Baru Atau Asing
     Ras curiga terhadap hal-hal baru yang datang dari luar dapat menghambat terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat. Sikap ini bisa dijumpai dalam masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa-bangsa Barat. Mereka tidak bisa melupakan pengalaman-pengalaman pahit selama masa penjajahan. Akibatnya, semua unsur-unsur baru yang berasal dari bangsa Barat selalu dicurigai dan sulit mereka terima.

5) Adat Atau Kebiasaan 
     Adat dan kebiasaan juga dapat menghambat terjadinya perubahan sosial dalam suatu masyarakat. Unsur-unsur baru dianggap oleh sebagian masyarakat dapat merusak adat atau kebiasaan yang telah mereka anut sejak lama. Mereka khawatir adat atau kebiasaan yang dianut menjadi punah jika mereka menerima unsur-unsur baru, bahkan dapat merusak tatanan atau kelembagaan sosial yang mereka bangun dalam masyarakatnya.

Selasa, 31 Oktober 2017

Perjuangan Pahlawan Masa Kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam

ANNYEONG HASEYO:)

  Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan pahlawan?
 

Tahukah kamu apa arti dari gambar diatas?
ya, mereka lagi menolong orang lain! Menolong orang lain dengan ikhlas, berani, dan gigih merupakan sikap yang dimiliki oleh para pahlawan. Untuk menghargai mereka, kamu bisa meneladani sikap kepahlawanannya  dalam kehidupan sehari-hari.

Sikap kepahlawanan juga tercermin dari perbuatan beberapa raja di masa kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam.Berikut adalah beberapa tokoh dan peninggalan kerajaan pada masa kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam. Peninggalan yang mereka wariskan bukan saja benda bersejarah, tetapi juga pemikiran dan nilai nilai perjuangan yang telah menginspirasi bangsa Indonesia


Balaputradewa Raja Kerajaan Sriwijaya 


  Balaputradewa menjadi raja ketika Sriwijaya sekitar tahun 850 M. Pada saat pemerintah Raja Balaputradewa, Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaannya dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan. Balaputradewa berjuang membangun armada laut yang kuat. Tindakan itu bertujuan supaya jalur pelayaran di wilayah Sriwijaya menjadi aman. Banyak pedagang merasa aman ketika singgah. Peningkatan ekonomi diperoleh dari pembayaran upeti, pajak, maupun keuntungan dari hasil perdagangan. Dengan demikian, Sriwiwjaya berkembang menjadi kerajaan yang besar dan makmur.

Mahapatih Gajah Mada
Gajah Mada

Hayam Wuruk

Candi Penataran


    Gajah Mada adalah seorang panglima perang dan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit. saat remaja, ia merupakan seorang pemuda yang keahlian bela diri yang sangat hebat serta berilmu tinggi. Pada usia 19 tahun, Gajah Mada berhasil menyelamatkan rajanya, Prabu Jayanegara. Oleh karena kecakapannya, pada tahun 1319, ia diangkat sebagai patih kahuripan. Dua tahun kemudian, ia diangkat sebagai Patih Kediri. Pada tahun 1329, Patih Majapahit yang bernama Aryo Tadah menunjuk Gajah Mada untuk menggantikan dirinya. Gajah Mada menolak penunjukan itu karena ingin membuktikan pengabdiannya terlebih dahulu kepada Kerajaan Majapahit, yaitu menghentikan pemberontakan Keta dan Sadeng. Gajah Mada akhirnya diangkat sebagai Patih Majapahit pada tahun 1334, setelah berhasil mengalahkan Kate dan Sadeng. Pada tahun 1336, Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa, yaitu janji bahwa ia tidak akan memakan buah palapa, sejenis rempah-rempah, bila belum berhasil menguasai pulau-pulau di Nusantara. Perjuangan Gajah Mada mencapai puncaknya pada zaman pemerintahan Prabu Hayam Wuruk (1350-1389). Pada masa itulah, Majapahit hampir sama luasnya dengan wilayah Indonesia yang sekarang, bahkan pengaruh kerajaan Majapahit sampai ke negara-negara tetangga.

 
    Kemegahan dan kebesaran kompleks candi Penataran membuktikan perjuangan dan peranan para tokoh pada masa kerajaan Majapahit. Candi Penataran dibangun pada masa Kerajaan Kediri dan dipergunakan pada masa Kerajaan Majapahit. Didalam kompleks candi, terdapat arca, bangunan yang disebut Bale Agung, Prasasti (batu tulis) dan beberapa candi. Candi-candi itu diantaranya candi Naga yang berukuran lebar 4,83 meter, panjang 6,57 meter, dan tinggi 4,70 meter. Selain itu, terdapat candi yang dianggap paling suci, yaitu candi Induk. Candi Induk terdiri atas tiga teras bersusun dengan tinggi seluruh 7,19 meter.

Sultan Hasanuddin

   Sultan Hasanuddin ialah raja dari kerajaan Islam Gowa-Tallo di Makassar, Sulawesi Selatan. Oleh Belanda ia dijuluki 'Ayam Jantan dari Timur' karena kegigihan dan keberaniannya melawan Belanda. ia membela kepentingan kerajaannya dan kepentingan rakyatnya dengan gigih. Ia berusaha menegakkan kedaulatan dan memperluas wilayah kerajaan. Ia berhadapan dengan Aru Palaka, Raja Bone yang dibantu oleh Belanda.
    Sultan Hasanuddin dikenal arif dan bijaksana. Beliau merasa sedih karena harus bertempur melawan keluarga sendiri. Arung Palakka La Tenri Tatta to Erung sudah seperti saudara kandung sendiri. Sultan Hasanuddin mempertimbangkan bahwa pertumpahan darah dikalangan orang Makassar dan Bugis harus dihentikan. Sultan Hasanuddin berusaha menggabungkan kekuatan kerajaan-kerajaan kecil di sekitar kerajaannya untuk melawan Belanda. Karena perjuangan dan jasa-jasanya, nama Sultan Hasanuddin diabadikan sebagai nama jalan dan universitas di Makassar, Sulawesi Selatan. Pemerintah bahkan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Hasanuddin. Setelah wafat, Sultan Hasanuddin dimakamkan di kompleks pemakaman raja-raja Gowa di Sulawesi Selatan. Kompleks pemakaman raja-raja merupakan peninggalan sejarah yang perlu dijaga kelestariannya. Kompleks pemakaman ini pun dijadikan objek pembelajaran sejarah bagi bangsa indonesia.

Prasasti Ciareteun


    Pada tahun 1893 prasasti ini pernah terhanyut beberapa meter oleh derasnya aliran sungai dan bgian batu yang bertulis terbalik posisinya ke bawah. Pada tahun 1903 prasasti ini dikembalikan ketempat semula.Prasasti Ciaruteun (Ciampea, Bogor) sebelumnya dikenal dengan sebutan prasasti Ciampea, ditemukan di Sungai Ciaruteun, dekat muaranya dengan Cisadane. Yang menarik perhatian dari prasasti ini adalah lukisan laba-laba dan tapak kaki yang dipahatkan disebelah atas hurufnya. Prasasti ini terdiri dari empat baris, ditulis dalam bentuk puisi India dengan irama anustubh.Berikut adalah terjemahan dari prasasti Ciaruteun; ini (bekas) dua kaki,yang seperti dewa wisnu,ialah kaki yang Mulia Sang Purnawarman,raja negeri Taruma,raja yang gagah berani di dunia. Berdasarkan isi prasasti ini kita dapat mengetahui bawah prasasti ini dibuat pada masa pemerintahan raja Purnawarman yang memerintah di kerajaan Trauma (Tarumanegara). Dan apabila kita memerhatikan irama, sepertinya memiliki kesamaan dengan prasasti yang ditemukan di Kutai, yang dikeluarkan oleh raja Mulawarman yaitu sama-sama menggunakan irama anustubh. Hal ini mungkin adanya kesamaan kebudayaan yang berkembang antara di Taruma dan Kutai. Selanjutnya kesamaan nama belakang mereka yaitu Warman semakin memperkuat dugaan tersebut.Melihat bentuknya, prasasti ini mengingatkan adanya hubungan dengan prasasti raja Mahendrawarman I dari keluarga Palla (India) yang didapatkan di Dalavanur. Apabila kita hubungkan antara irama penulisan (anustubh) dan bentuknya kita bisa sedikit menyimpulkan bahwa Kerajaan Taruma dan Kutai memiliki kesamaan kebudayaan dengan keluarga Palla di India.Apabila kita melihat isinya,  menunjukan bahwa Sang Purnawarman ingin menunjukan kepada rakyatnya bahwa ia seorang raja negeri Taruma yang gagah berani di dunia, yang ditandai dengan cap sepasang telapak kakinya yang bagai kaki Dewa Wisnu. Cap telapak kaki ini melambangkan kekuasaan Purnawarman atas daerah ditemukannya prasasti, yang menegaskan kedudukan diibaratkan Dewa Wisnu sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat.


 

Senin, 30 Oktober 2017

Renang dan Loncat Indah

   ANNYEONG HASEYO:)

   Kali ini, kita membahas tentang renang. Renang dan loncat indah adalah jenis olahraga yang dilakukan di air. Renang dan loncat indah sangat berguna sebagai alat pendidikan, rekreasi yang sehat, menanamkan keberanian, menghilangkan pengaruh buruk, dan terapi kesehatan, khususnya untuk penyakit pernapasan (asma).     
    Sebelum itu, kita pelajari tentang Peringatan dan larangan yang harus diperhatikan dalam olahraga renang:
A. Peringatan yang harus diperhatikan dalam olahraga renang
1. Sebelum berenang
  a. Demi keselamatan para pemula, hendaklah selalu dalam pengawasan yang ketat dari               
pelatih/pembimbing.
  b. Para pemula menunggu perintah/petunjuk yang diberikan oleh pelatih/pembimbing.
  c. Melakukan pemanasan untuk mencegah terjadinya kejang otot pada waktu berenang. Otot-otot yang harus diregangkan pada saat melakukan pemanasan, antara lain:
   * Otot-otot lengan,
   * Otot-otot leher,
   * Otot-otot pinggang,
   * Otot-otot punggung dan perut, dan
   * Otot-otot kaki.
  d. Setelah melakukan peregangan mandilah pada air pancuran yang disediakan sebelum masuk ke kolam renang.
  e. Latihan irama kaki terlebih dahulu sebelum bentuk-bentuk latihan lainnya.
  f. Sebagai penenangan, pelatih/pembibing memberikan evaluasi dengan membetulkan gerakan-gerakan yang kurang benar.

2. Setelah berenang
  a. Basulah mata agar jauh dari kotoran.
  b. Jika telinga kemasukan air, meloncat-loncatlah agar air bisa keluar.
  c. Keringkan pakaian renang di tempat yang teduh (tidak panas)
  d. Istirahat yang cukup
  e. Makan yang cukup.

B. Larangan yang harus diperhatikan dalam renang
  1. Dilarang mendorong teman-teman dari pinggir kolam
  2. Dilarang berenang di tempat yang dalam sebelum menguasai renang
  3. Dilarang meloncat dari pinggir kolam di tempat  ramai orang berkumpul
  4. Dilarang meloncat di daerah kolam yang dangkal dengan posisi memukik
  5. Dilarang membasuh muka di pinggir kolam hingga memungkinkan tergelincir ke dalamnya.

C. Renang gaya bebas (Crawl)
   1. Teknik mengapung

  2. Teknik meluncur
                                     

  3. Teknik renang gaya bebas
   a. Gerakan kaki

   b. Gerakan tangan

   c. Posisi badan

   d. Pernapasan


D. Loncat indah dari samping kolam
      Loncat indah juga merupakan salah satu nomor dalam cabang olahraga air. Untuk dapat melakukan loncat indah, kita harus menguasai teknik dasarnya dan mampu melakukan renang.
      Berdasarkan cara masuknya badan kedalam air, loncat indah dibedakan menjadi 2 yaitu;
  1. Kedua tangan terlebih dahulu masuk kedalam air, kemudian badan lain mengikuti
  2. Kedua kaki terlebih dahulu yang masuk ke dalam air, kemudian badan yang lain mengikuti
     
      Sebelum melakukan loncatan pada papan loncat indah, sebaiknya belajar dulu dari pinggir kolam, dengan tujuan untuk melatih keberanian dan mempelajari sikap badan masuk kedalam air dengan baik dan benar.

1. Loncat dari sikap jongkok
     Cara melakukannya sebagai berikut:
 a. Duduk di pinggir kolam
 b. Bungkukkan badan dan kepala, kedua tangan lurus disamping telinga mengarah ke kolam.
 c. Jatuhkan badan ke kolam, dimulai dari jari-jari tangan, lengan, kepala, badan dan terakhir jari-jari  kaki.

2. Loncat dari sikap membungkuk
     Cara melakukannya sebagai berikut:
  a. Berdiri di pinggir kolam dengan kedua kaki agak dibuka, kedua lutut agak di tekuk.
  b. Bungkukkan badan
  c. Kedua tangan lurus di samping telinga dengan jari-jari tangan rapat mengarah ke kolam.
  d. Dengan bantuan tolakan kedua kaki, masukkan tangan terlebih dahulu kedalam air, diikuti kepala dan badan.
  e. Pada waktu masuk ke dalam air, posisi kedua tangan tetap menempel disamping telinga dan badan serta kaki dalam keadan lurus.


Selasa, 17 Oktober 2017

Kelangsungan Hidup Organisme

ANNYEONG HASEYO:)

   kamu tentu telah mengenal banyak organisme yang saat ini masih hidup di bumi. kamu tentu juga pernah mendengar perihal organisme yang hidup pada zaman dahulu, tetapi saat ini tidak ditemukan, misalnya Dinosaurus (gambar dibawah ini)


                                                Brachiosaurus (dinosaurus herbivora)

Ada beberapa faktor yang terlibat dalam kelangsungan hidup organisme, yaitu adaptasi, perkembangbiakan, dan seleksi alam. Untuk menjaga agar tidak punah, suatu organisme harus mampu beradaptasi, berkembang biak, dan lolos seleksi alam. Penjelasan hubungan antara ketiga faktor dengan kelangsungan hidup atau suatu organisme akan kamu temukan dalam uraian berikut ini.

1. Adaptasi
        Adaptasi adalah kemampuan suatu organisme untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungannya. Adaptasi yang dilakukan oleh suatu organisme  memiliki beberapa tujuan, antara lain untuk memenuhi kebutuhan terhadap makanan (energi) dan air, melindungi diri terhadap pemangsa agar jangan sampai di mangsa, mempertahankan hidup dalam lingkungannya, dan memperbanyak diri (berkembang biak). Kondisi lingkungan fisik yang selalu berubah juga berpengaruh terhadap kelangsungan hidup organisme. Ketersediaan  makanan, udara, air, suhu, dan kelembapan adalah contoh-contoh kondisi lingkungan yang dapat berubah-ubah, misalnya, setiap organisme dalam suatu populasi memerlukan makanan untuk hidupnya. Jika jumlah populasi terus meningkat dan jumlah makanan terbatas, maka akan mengakibatkan terjadinya persaingan di antara anggota populasi untuk mendapatkan makanan. Ada dua kemungkinan yang dialami suatu organisme akibat dari persaingan tersebut, yaitu:
*akan mati karena tidak mampu beradaptasi sehingga kalah dalam persaingan (kompetisi) memperoleh makanan atau mencari tempat hidup (lingkungan) 
*akan terus hidup karena mampu beradaptasi atau lebih kuat dalam persaingan tersebut dan tetap tinggal di wilayahnya.
Apabila seluruh individu dari suatu jenis organisme telah mati tanpa meninggalkan keturunan, maka jenis organisme tersebut dikatakan telah mengalami kepunahan. Misalnya, lebih kurang 65 juta tahu yang lalu seluruh jenis dinosaurus telah mati sehingga punah.
Adaptasi yang dilakukan organisme dapat dibedakan menjadi adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku.
a. Adaptasi Morfologi
      Morfologi adalah struktur atau bentuk tubuh organisme. Adaptasi morfologi berarti penyesuaian struktur atau bentuk tubuh suatu organisme dengan kondisi lingkungan yang ada untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. proses tersebut dapat terjadi pada hewan ataupun tumbuhan. Contoh adaptasi morfologi pada hewan antara lain dapat dilihat pada bentuk kaki dan paruh burung serta ragam bentuk mulut serangga. contoh adaptasi morfologi pada tumbuhan adalah bentuk tubuh tumbuhan xerofit dan hidrofit. 
b. Adaptasi Fisiologi
       Selain penyesuaian bentuk alat tubuh, organisme juga melakukan adaptasi fungsi alat-alat tubuh terhadap perubahan lingkungan. Bentuk adaptasi yang demikian disebut adaptasi fisiologi. Contoh bentuk adaptasi fisiologi adalah sebagai berikut:
1). Adaptasi ikan terhadap kadar garam
       Air tawar memiliki kadar garam lebih rendah daripada air laut. oleh karena itu, ikan air tawar meminum sedikit air dan mengeluarkan banyak urine yang encer.
2). Adaptasi Fisiologi manusia terhadap perbedaan kadar oksigen
       Dataran tinggi memiliki kadar oksigen lebih rendah daripada dataran rendah. Oleh karena itu, orang-orang yang hidup di dataran tinggi memiliki sel darah merah (eritrosit) yang lebih banyak karena sel darah merah berfungsi sebagai pengikat oksigen.
c. Adaptasi tingkah laku
     Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian tingkah laku organisme terhadap perubahan lingkungan hidupnya. contoh adaptasi tingkah laku yaitu Hewan dan Tumbuhan.

2. Seleksi Alam
  Alam melakukan seleksi terhadap organisme yang hidup di dalamnya. proses alami yang menyeleksi apakah organisme tersebut dapat bertahan hidup atau tidak dengan adanya perubahan lingkungan disebut seleksi alam. faktor penyeleksi bermacam-macam, dapat berupa pemangsa, makanan, air, bencana alam, atau wabah penyakit.

3. Perkembangbiakan
     Setiap organisme mampu berkembang biak. Tujuan organisme berkembang biak adalah melestarikan jenisnya dan menghindari kepunahan. Dalam melangsungkan kehidupannya, organisme memiliki cara berkembang biak yang berbeda. secara garis besar, organisme dapat berkembang biak aseksual (vegetatif) dan seksual (genetatif). perkembangbiakan aseksual adalah perbanyakan keturunan yang dilakukan tanpa melalui pembuahan (perkawinan). 
a. Perkembangbiakan pada tumbuhan
 1). Perkembangbiakan seksual
    tumbuhan juga dapat berkembang biak secara seksual, contoh yang jelas dapat kita lihat pada tumbuhan berbiji, pembuahan didahului  dengan penyerbukan. perkembangbiakan seksual terbagi menjadi 3 yaitu, alat perkembangbiakan, penyerbukan, dan pembuahan. 
  2). Perkembangbiakan aseksual 
     Perkembangbiakan aseksual pada tumbuhan dapat terjadi secara alami ataupun buatan. Dikatakan secara alami karena perkembangbiakan tersebut terjadi tanpa bantuan manusia. contoh perkembangbiakan aseksual alami pada tumbuhan yaitu, Tunas, Umbi lapis, Rizom, umbi batang, Tunas adventif, dan Umbi akar
perkembangbiakan asksual buatan dilakukan dengan bantuan manusia. teknik tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan individu baru yang memiliki sifat unggul sesuai dengan sifat induknya. beberapa cara perkembangbiakan aseksual buatan adalah mencangkok, menyetek, merunduk, menempel, menyambung, dan kultur jaringan.
b. Perkembangbiakan pada hewan 
     Dalam berkembang biak, antara hewan satu sama lainnya memiliki strategi yang berbeda. strategi perkembangbiakan hewan dapat dibedakan berdasarkan hal-hal sebagai berikut.
 1). Tipe perkembangbiakan 
     Ada 2 tipe perkembangbiakan hewan, yaitu seksual dan aseksual. Hewan yang berkembang biak secara seksual memiliki organ-organ  penghasil gamet. Sedangkan,cara perkembangbiakan aseksual yang lain adalah partenogenesis (pembentukan individu baru dari sel telur yang tidak dibuahi.
 2). Jenis kelamin 
      jenis kelamin pada hewan ada yang terpisah (jantan dan betina) dan ada yang berjenis kelamin ganda ( dalam satu individu terdapat kelamin jantan dan betina). Hewan yang memiliki kelamin ganda disebut hewan hermafrodit, misalnya cacing tanah.
 3). Cara pembuahan
      Pembuahan pada hewan dapat terjadi diluar tubuh (eksternal) atau didalam tubuh (internal). hewan air, seperti ikan dan katak, melakukan pembuahan secara eksternal. masing-masing katak betina ataupun jantan akan mengeluarkan sel-sel kelaminnya dalam jumlah sangat banyak dalam air, akhirnya sperma akan membuahi ovum di air di luar air tubuh induknya. 
 4). Tempat perkembangbiakan dan sumber makanan bagi embrio
      Embrio hewan hasil pembuahan, berkembang ditempat khusus. Berdasarkan tempat perkembangan dan sumber makanan bagi embrio ada 3 cara yang dilakukan hewan, yaitu, Ovipar (bertelur),Vivipar (melahirkan), dan Ovovivipar